Peran Artificial Intellegence sebagai Media Komunikasi Pembelajaran Dalam Pelaksanaan Pendidikan Agama di Era Disrupsi

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Astri Dwi Andriani

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran kecerdasan buatan dalam pelaksanaan pendidikan agama di era disrupsi. Bidang pendidikan agama Islam yang dimaksud adalah kasus yang dapat mendukung Umat Islam dalam mendalami agamanya, mengakses sumber hukum dan pengetahuan (Qur’an, Hadits), menjalankan perintah agama (Ibadah), mempelajari agama Islam (Tarbiyah), berinteraksi dengan muslim yang lain (Muamalah), mengajak muslim yang lain dalam kebaikan (Dakwah). Penelitian ini menggynakan metode telaah pustaka atau yang lebih dikenal dengan library research, kegiatan penelitian meliputi identifikasi masalah yang dikaji secara sistematis dan analisis dokumen yang memuat data serta informasi yang berhubungan dengan topik yang sedang dikaji. Adapun metode pengumpulan data meliputi teknik dokumentasi dengan cara mencari data yang bersumber dari jurnal, buku, berita di media online, dan lain sebagainya. Hasil penelitian menunjukan bahwa di era digital ini, artificial intelligence (AI) menjadi salah satu media komunikasi pembelajaran bagi masyarakat Indonesia dalam mempelajari pendidikan agama. Dalam hal ini perusahaan perintis memiliki peran yang cukup strategis dalam melakukan akselerasi perkembangan AI dan mendorong dinamika ekosistem industri AI di Indonesia. Misalnya implementasi Pencarian Kata Berbasis Konkordansi dan N-Gram Pada Terjemahan Al-Qur’an Berbahasa Indonesia yang dilakukan oleh Nugraheni, dkk., kemudian aplikasi web dengan fitur pencarian indeks Al-Qur’an untuk menampilkan surat, ayat, topik, subtopik yang dilakukan oleh Herwanto, dkk, akurasi hasil pencarian pada aplikasi tanya jawab terjemahan Al-Qur’an dengan menggunakan Metode Query Expansion yang dilakuken oleh Nurika, dan klasifikasi terjemahan Al Qur’an Bahasa Indonesia menjadi lima kategori : aqidah, akhlak, ibadah, kisah dan muamalah yang dilakukan oleh Fitriani.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Andriani, A. D. . (2023). Peran Artificial Intellegence sebagai Media Komunikasi Pembelajaran Dalam Pelaksanaan Pendidikan Agama di Era Disrupsi. Jurnal Komunikasi Media Dan Budaya, 2(1), 1–10. Retrieved from https://jurnal.aspikomjabar.org/index.php/jaj/article/view/18

References

  1. Amrizal, Victor, & Aini Qurrotul. (2013). “Kecerdasan Buatan.” Jakarta: Halaman Moeka Publishing.
  2. Baraja, Abdillah. (2000). “Kecerdasan Buatan Tinjauan Historikal.” Journal Speed – Sentra Penelitian Engeneering dan Edukasi. Vol 1 No 1. Hal 37-41.
  3. Devianto, Yudo, & Dwiasnati, Saruni. (2020). “Kerangka Sistem Kecerdasan Buatan dalam Meningkatkan Kompetensi Sumber Daya Manusia Indonesia.” IncomTech: Jurnal Telekounikasi dan Komputer. Vol 10 No 1. Hal 19-24.
  4. Hidayat, R., Rahardyanto, S., & Hardjita, P. W. (2020). Survey Paper: Tantangan dan Peluang Kecerdasan Buatan dalam Bidang Islam, Qur’an dan Hadits. Prosiding Konferensi Integrasi Interkoneksi Islam dan Sains, 2, 343-346.
  5. Jaya, Hendra, Dkk. (2018). “Kecerdasan Buatan.” Makassar: Fakultas MIPA Universitas Negeri Makassar.
  6. Pabubung, Michael Reskiantio. (2021). “Epistimologi Kecerdasan Buatan (AI) dan Pentingnya Ilmu Etika dalam Pendidikan Interdisipliner.” Jurnal Filsafat Indonesia. Vol 4 No 2. Hal 152-160.
  7. Ririh, Kirana Rukmayuninda, dkk. (2020). “Studi Komparasi dan Analisis SWOT pada Implementasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) di Indonesia.” J@ti Undip: Jurnal Teknik Industri. Vol 15 No.2. Hal 122-133.
  8. Suhartono, Entot. (2010). “Mengenal Teknologi Informasi.” ___.